Jerigen Bekas Bisa Dipakai untuk Membuat Taman Hidroponik Lho, Ini Caranya!

Tanaman Hidroponik

Hidroponik adalah cara menanam tanaman yang tidak menggunakan media tanah seperti halnya menanam pada umumnya. Lalu pakai apa? Media tanah ini bisa kamu ganti dengan spons, arang sekam, rockwool, sabut kelapa dan masih banyak lagi lainnya. Tempat menanamnya pun kamu bisa menggunakan media barang bekas, misalnya jerigen bekas. Daripada dibuang dan menyebabkan pencemaran lebih baik digunakan untuk menghijaukan taman dirumah. Bagaimana caranya? Simak yuk, caranya dibawah ini!

1. Alat dan bahan

Taman HidroponikSumber : kurio.id

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk membuat tanaman hidroponik ini adalah alat dan bahan. Untuk membuat tanaman hidroponik dari jerigen bekas ini kamu perlu bahan-bahan seperti : spidol, Jerigen bekas 5 liter, solder listrik atau bor listrik, gelas plastik atau netpot berukuran 5 cm, air nutrisi hidroponik dan media tanamnya kamu bisa menggunakan rockwool, sekam bakar, pecahan bata maupun spons.

Dalam memilih jerigen pastikan yang warnanya gelap, ya. Hal ini bertujuan sebagai penghalang sinar matahari supaya tidak mengenai larutan air nutrisi secara langsung. Sebab nantinya air nutrisi ini dapat menumbuhkan lumut. Jika kamu tidak punya jerigen warna gelap, bisa mengecat nya terlebih dahulu.

2. Buat pola lingkaran dan potong

Taman HidroponikSumber : infohidroponik19.blogspot.com

Langkah selanjutnya bersihkan jerigen bekas tadi dan buatlah pola lingkaran pada sisi yang luas menggunakan spidol. Buat pola lingkaran tadi sesuai dengan diameter netpot atau gelas plastik yang akan digunakan. Buat jumlah lubang sesuai selera kamu, untuk jerigen 5 literan sendiri bisa dilubangi sebanyak 4 sampai 5. Jangan lupa memberi jarak antar lubang dan jangan berdempetan. Setelah selesai membuat pola kamu bisa memotongnya menggunakan solder listrik maupun bor listrik.

3. Kalau tidak menggunakan netpot, lubangi gelas plastiknya

taman HidroponikSumber : youtube.com

Langkah ke 3 kamu bisa menyiapkan bahan netpot atau gelas plastik. Jika kamu memilih menggunakan gelas plastik, maka perlu untuk melubangi sisi-sisinya. Tapi kalau kamu menggunakan netpot nggak usah melubanginya karena netpot sendiri sudah punya lubang-lubang di setiap sisinya.

Lubang ini bertujuan sebagai tempat sumbu dan aliran hawanya. Untuk hawa kamu cukup membuat pola yang kecil, sedangkan untuk sumbu buatlah pola yang cukup besar. Setelah selesai membuat polanya tinggal lubangi deh pakai solder listrik.

4. Membuat sumbu

Untuk sumbu kamu bisa menggunakan kain yang sudah digunting dalam bentuk persegi panjang dan lebar kurang lebih 3 cm. Setelah itu kamu bisa memasukkan sumbu tersebut dari luar gelas plastik maupun netpot dan perlahan ditarik masuk. Lakukan juga hal ini pada sisi satunya dari netpot atau gelas plastik. Pastikan panjang sumbu ujung kiri dan kanan sama, ya.

5. Menuangkan air nutrisi

Taman HidroponikSumber : youtube.com

Tuangkan air nutrisi tanaman hidroponik terlebih dahulu ke dalam jerigen nya sebelum kamu memasukkan netpot maupun gelas plastik pada jerigen. Menuangkan air nutrisi hidroponik ini pun nggak boleh sembarangan, kamu bisa menuangkan secukupnya saja dan jangan sampai penuh! Paling tidak airnya sebanyak setengah tinggi dari jerigen nya.

6. Memasukkan media tanam

Taman HidroponikSumber : jirifarm.com

Masukkan media tanam ke netpot atau gelas plastik seperti pecahan bata merah, plastik, rockwool, spon atau arang sekam bakar, kamu bisa memilih salah satunya. Usahakan pilih media tanam yang mudah dan tersedia di rumah kamu supaya nggak ribet. Media tanam ini sendiri fungsinya sebagai pijakan akar tanaman hidroponik nantinya.

7. Masukkan gelas plastik maupun netpot pada lubang di jerigen

Taman HidroponikSumber : youtube.com

Langkah terakhir adalah memasukkan bibit tanaman yang kamu pilih. Kamu bisa menggunakan tanaman apapun mulai dari bunga kamboja, sawi dan lainnya. Tak hanya bibit, kamu juga bisa memindahkan tanaman yang sudah tumbuh kok. Sebelum menempatkan tanaman hidroponik ini ke tempat yang sejuk berikan sedikit lagi air nutrisinya.

Untuk merawatnya sangat mudah lho, kamu tinggal menambah air nutrisinya ke dalam jerigen jika dirasa sudah mulai berkurang. Nah, itulah 7 langkah membuat tanaman hidroponik dari jerigen bekas. Selain jerigen kamu juga bisa menggunakan barang bekas lainnya kok, daripada dibuang lebih baik dimanfaatkan bukan?

Tinggalkan Balasan